|
Written by Media Info
|
|
Wednesday, 30 November 2011 03:58 |
|
PPSW Galang 1000 Tanda Tangan Tolak Susu Formula (Media Info) Karawang - Pemberdayaan Perempuan dan Transpormasi Sosial Wilayah (PPSW) Pasundan menggelar gerakan 1000 tanda tangan menolak susu formula di halaman kantor Camat Purwasari, Kabupaten Karawang, Jawa Bart. Gerakan tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemberian Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dan Air Susu Ibu (ASI) ekslusif pada bayi. Program Manajer PPSW Pasundan, Catur Handayani Yulianti, mengatakan, ada unsur pembodohan pada masyarakat dalam anjuran menggunakan susu formula. Padahal penggunaan susu formula tidak baik untuk bayi. "Dengan gencarnya iklan susu formula di media dengan berbagai kegunaannya, masyarakat menjadi tertarik, padahal tidak baik menggunakannya untuk bayi. Faktor gengsi juga membuat masyarakat banyak menggunakan susu formula. Terkadang masyarakat juga jadi melupakan asupan gizi lainnya untuk bayi," katanya.
|
|
Last Updated on Tuesday, 27 December 2011 10:49 |
|
Read more...
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Wednesday, 12 October 2011 09:28 |
|
KEGIATAN JALAN SANTAI, DALAM RANGKA HELARAN POSYANDU SE-KECAMATAN PURWASARI

Rangkaian kegiatan Helaran Posyandu dalam program “Kesehatan berbasis masyarakat untuk membangun ketahanan dan kekuatan keluarga melalui Posyandu di wilayah Karawang” pada tanggal 4-6 Oktober 2011 Kegiatan antar desa dan puncaknya diselengrarakan di Kecamatan Purwasari meliputi jalan santai Posyandu se-Kecamatan Purwasari, Promosi makanan sehat lokal, dan permainan rakyat.
Balita beserta orang tua yang datang dalam helaran posyandu mendapat pembelajaran tentang permainan rakyat yang mempunyai nilai kearifan lokal dan dapat merangsang tumbuh kembang anak, serta makanan sehat lokal yang bisa di berikan pada balita dengan berbagai bentuk yang disukai mereka.
Pemberian makanan ini sebagai upaya untuk mempromosikan makanan sehat lokal yang murah dan bergizi dimana diharapkan para ibu bisa membuat di rumah karena bahan-bahannya mudah didapatkan di lingkungan sekitar.Sedangkan media rakyat merupakan upaya dalam mengkampanyekan gerakan mendukung pemberian ASI Ekslusif serta membiasakan diri dalam melakukan kegiatan mencuci tangan
|
|
Last Updated on Thursday, 29 December 2011 02:50 |
|
PELANGGAR IZIN TINGGAL DIPULANGKAN |
|
|
|
|
Written by kompas.com
|
|
Thursday, 22 September 2011 03:37 |
|
JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Arab Saudi bersama Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah mendata sedikitnya 1.000 warga negara Indonesia, termasuk tenaga kerja Indonesi dan anak-anak, pelanggar izin tinggal. Mereka antre pendataan pemulangan di halaman asrama haji bekas Bandara Jeddah, di bawah suhu udara 40 derajat Celsius.
Demikian siaran pers Fungsi Penerangan Sosial Budaya KJRI Jeddah yang diterima di Jakarta, Rabu (21/9/2011).
Arab Saudi merupakan negara yang menjadi tujuan penempatan TKI terbesar kedua setelah Malaysia. Banyak WNI yang masuk menggunakan visa kunjungan, kemudian bekerja di negara itu.
Pendataan ini bermula dari unjuk rasa ratusan WNI bermasalah dari berbagai kota di Arab Saudi, di depan KJRI Jeddah akhir pekan lalu. Mereka mendatangi KJRI setelah menerima informasi dari media elektronik, situs berita, dan keluarga di Indonesia mengenai adanya program pemulangan gratis.
|
|
Last Updated on Thursday, 29 December 2011 02:29 |
|
Read more...
|
|
Anggaran Negara Hanya Memihak PNS |
|
|
|
|
Written by kompas.com
|
|
Thursday, 22 September 2011 03:31 |
|
JAKARTA, KOMPAS.com - Alokasi RAPBN 2012 tidak jauh berbeda dengan APBN-P 2011 yang inkonstitusional karena belum berorientasi pada kemakmuran rakyat.
anggaran belanja dalam APBN terbukti lebih banyak dipergunakan untuk kepentingan belanja PNS, sebesar Rp. 180,8 triliun untuk 4,7 juta jiwa PNS, dibanding 31,02 juta jiwa penduduk miskin yang hanya mendapatkan Rp. 50,3 triliun
Koalisi APBN Untuk Kesejahteraan Rakyat dalam edaran pers, Kamis (18/8/2011) menjelaskan, dana Rp 215,7 triliun dialokasikan untuk membiayai 4,7 juta pegawai negeri dan 31 juta rakyat miskin hanya mendapat jatah Rp 50 triliun.
Dalam Pidato Penyampaian Nota Keuangan RAPBN 2012 tanggal 16 Agustus 2011, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan bahwa RAPBN 2012 disusun sesuai amanat konstitusi, disusun sebagai wujud dari pengelolaan keuangan Negara untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
Koalisi APBN menilai postur ini menggambarkan, orientasi APBN yang lebih mengutamakan kesejahteraan aparat birokrasi dibandingkan kesejahteraan rakyat miskin. Reformasi birokrasi yang seharusnya mampu membuat belanja birokrasi semakin efisien justru terus membengkak setiap tahunnya.
|
|
Last Updated on Thursday, 22 September 2011 03:37 |
|
Read more...
|
|
Buruh Migran Rawan Penyesatan Informasi |
|
|
|
|
Written by Misan, Satuportal.net
|
|
Monday, 16 August 2010 02:26 |
|
“Menurut survey Bank Indonesia, 24% pengeluaran buruh migran Indonesia adalah untuk komunikasi,” ujar Sri Aryanti dari Yayasan TIFA Jakarta. Pernyataan ini disampaikan pada saat diskusi Media dan dan Buruh Migran pada acara Jagongan Media Rakyat 2010 di Yogyakarta pada 23 Juli lalu.
Menurut Sri Aryanti, perlu banyak yang dibenahi terkait dengan prosedur pengiriman buruh migran ke luar negeri. Saat ini banyak sekali pihak yang bermain dalam proses pengiriman TKI (Tenaga Kerja Indonesia) ke luar negeri, antara lain PJTKI, Imigrasi, Pemda, dan lain-lain. Dengan banyaknya pihak yang berperan ini, maka pengurusan perizinan menjadi panjang.
Akibat dari prosedur tersebut, maka penyesatan informasi rawan terjadi dialami oleh TKI. Oleh karenanya, salah satu solusi yang digunakan dalam penyebarluasan informasi antara lain dengan membentuk Rumah Teknologi untuk TKI (Mahnetik). Program ini dijalankan oleh Pusat Teknologi Komunitas (PTK). Temuan PTK menunjukkan bahwa buruh migran, keluarga, dan pemegang kebijakan lainnya dapat dipertemukan dalam sebuah sistem pertukaran informasi melalui internet.
|
|
Last Updated on Monday, 16 August 2010 02:51 |
|
Read more...
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>
|
|
Page 1 of 3 |