Pada Tanggal 27 Maret 2012, PPSW Pasoendan melaksanakan launching Rumah Pintar di Cianjur, di hadiri oleh para kader local, kepala Desa, Kecamatan Sukaluyu, tokoh masyarakat dan tim dari PPSW Pasoendan sebanyak 80 orang, acara cukup meriah di awali dengan doa bersama oleh bpk Ustad, sambutan dari bapak kepala desa, bapak Camat, dan dari Direktur PPSW Pasoendan,di akhiri dengan pemutaran video kegiatan Rumah Pintar.

Rumah Pintar yang di singkat Rumpin, merupakan program PPSW Pasoendan kerjasama dengan kementrian Pendidikan Nasional Direktorat Pendidikan Masyarakat Non Formal & Informal dan  SIKIB ( Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu). Program Rumpin dimulai pada bulan Nopember 2010, fasilitas di rumpin ini yaitu terdapat :

1. Sentra baca untuk meningkatkan pengetahuan anak dan orang dewasa.

2. Sentra bermain yang edukatif – APE (in door dan out door).

3. Sentra computer  yaitu pengenalan teknologi komunikasi dan informasi sehingga masyarakat mendapatkan pengetahuan dan wawasan melalui teknologi IT.

4. Sentra Kriya ; yaitu Rumah pintar ini juga diperuntukan perempuan basis untuk mendapatkan ketrampilan hidup dan ketrampilan vokasional yang sesuai dengan kebutuhannya, sehingga menciptakan peluang usaha bagi masyarakat setempat, untuk sentra kriya akan disiapkan sarana dan alat belajar, yaitu : Mesin jahit dan Alat untuk pembuatan kue dan masakan.

5. Sentra panggung; yaitu sentra yang menyediakan ruang aktivitas dan kreativitas anak dan masyarakat.

Aktivitas yang dilakukan ini menggunakan rumah sewa, sebenarnya pada program ini telah disediakan biaya untuk penambahan ruang, namun karena rumah yang digunakan untuk aktivitas adalah rumah sewa, maka PPSW Pasoendan melakukan pembelian tanah, biaya penambahan ruang digunakan untuk menambahkan biaya pembangunan Rumpin, pembangunan dimulai pada bulan Maret 2011, peletakan batu pertama dari SIKIB yaitu ibu Rustini Muhaimin Iskandar ( istri Mentri Tenaga Kerja dan Transmigrasi), pembangunan ternyata memerlukan waktu yang cukup lama karena biaya pembangunan sangat mahal, dana berasal dari sisa biaya-biaya kegiatan program PPSW Pasoendan.

Lokasi program Rumah Pintar berada di kab. Cianjur, yang merupakan wilayah kantong buruh migran, karena sebagian besar para perempuan basis dengan pendidikan yang rendah dan informasi yang terbatas, alasan keberangkatannya adalah karena faktor ekonomi yaitu sebagian besar mereka adalah buruh tani dengan pendapatan yang rendah- tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari, sehingga terpaksa mereka berangkat ke luar negeri sebagai pekerja rumah tangga dengan resiko yang tinggi, rentan terhadap kekerasan, dan ekploitasi.

Ketika para perempuan basis menjadi TKW migran, anak-anaknya seringkali mengalami masalah yaitu pendidikan karena tidak ada pengawasan dari ibunya, yang mengasuh anak TKW migran yaitu orang tua dari TKW ( nenek dan kakeknya), minat baca dan belajar sangat kurang karena tidak ada bimbingan dan wadah tempat mereka bermain dan belajar.program rumah pintar ini akan memfasilitasi kegiatan bermain dan belajar anak para TKW Migran, mantan TKW, calon TKW, keluarga yang ditinggalkan, dan masyarakat umum.

 

Last Updated (Monday, 15 April 2013 05:14)