Ibu Nining Triana lahir di kota Tasik, pada tanggal 16 Juni 1979 tepat 37 tahun yang lalu. Pindah ke Karawang pada Bulan Oktober 1996 untuk mengikuti suami dan keluarga neneknya yang sudah sejak lama bermukim di Karawang. Bulan September tahun 2000, Bu Nining mengikuti Jejak sang kakak untuk bergabung dengan KWPS Dahlia salah satu kelompok dampingan PPSW yang berlokasi di Dusun Sukatani Desa Pinayungan Kecamatan Teluk Jambe Timur.

Saat pertama bergabung dengan kelompok bu Nining memiliki karakter pemalu, tetapi sifat dasarnya yang rajin dan sigap dalam melakukan suatu pekerjaan menjadikan para pengurus berniat untuk melakukan kaderisasi terhadap dirinya dan mengajaknya dalam mengurus kegiatan kelompok. Tahun 2003 Bu Nining dipercaya untuk ikut mengelola kelompok Dahlia dan ditempatkan sebagai humas. Pada RAT selanjutnya dipercaya menjadi sekretaris dan kemudian ketua. Dalam Organisasi SPB Tatar Sunda Bu Nining juga dipercaya menjadi Ketua menggantikan Ibu Hj. Eneng Rina.


Sempat istirahat dari kepengurusan di kelompok dan membantu tim PPSW Pasoendan dalam program penguatan posyandu di tahun 2011 – 2012. Pengalaman yang didapat selama mengelola program Penguatan Posyandu menjadikan Bu Nining lebih percaya diri dalam berhubungan dengan pihak pemerintah dan dijadikan landasannya untuk memperluas jaringan kerjasama antar kelompok dan SPB Wilayah Karawang. Kerjasama ini dituangkan dengan membangun dan memperkuat posyandu-posyandu yang berada di lokasi-lokasi kelompok di Desa Pinayungan. Berbekal dana aspirasi yang bisa diakses ditambah lagi kerjasama dengan program PNPM dan warga sekitar, sebuah bangunan posyandu akhirnya bisa diwujudkan sebagai tempat untuk para balita memeriksakan tumbuh kembangnya setiap bulan. Program pemeriksaan kesehatan anggota kelompok dan papsmear pun menjadi agenda rutin tahunan bekerja sama dengan puskesmas. Kepiwaiannya di bidang posyandu menjadikannya tempat bertanya bagi para kader posyandu dari berbagai kecamatan yang menjadi wilayah kerja PPSW Pasoendan.

Berbagai sepak terjangnya yang bisa dilihat warga, membuatnya diusung sebagai calon RW pada pertengahan tahun 2015. Dengan bantuan para kader lokal dan pengurus kelompok lainnya dari sisi mobilisasi suara, melalui mekanisme 1 KK 1 suara, Bu Nining memperoleh kemenangan telak mengungguli calon lainnya dan menjadikannya Ketua RW untuk periode 2015 – 2021.

Ingatannya akan saat pertama menjadi ketua forum dan gemetar setiap kali diminta pidato membuatnya bertekad untuk terus membagikan pengetahuan dan keterampilannya kepada kader-kader dan pengurus kelompok lainnya. Harapannya akan ada lebih banyak pemimpin perempuan yang bisa menunjukkan kepiawaiannya dalam memajukan masyarakat. Sementara untuk kelompoknya Bu Nining selalu berharap bisa terus berkembang dan memberikan kesejahteraan terhadap seluruh anggotanya.

Last Updated (Tuesday, 13 September 2016 05:28)